GIGI, Inspirator Bagi Musisi – Musisi Muda
Memasuki usia 15 tahun, grup band GIGI telah memberikan inspirasi bagi para musisi lainnya. Khususnya kalangan musisi muda.
Kelompok yang digawangi Armand Maulana, Dewa Budjana, Thomas Ramdhan, serta Gusti Hendy itu, dinilai memiliki kreativitas yang tinggi dalam meramu konsep bermusik yang bisa diterima berbagai kalangan, serta memiliki kekompakan dalam menjaga kelanggengan grup.
GIGI setidaknya patut dicontoh, itulah yang dilontarkan para musisi muda yang menghadiri konser GIGI ulang tahun grup itu yang ke 15 di Jakarta Theatre, Selasa (31/3/2009) malam.
“Bagi aku dan kawan-kawan di Kerispatih, GIGI adalah satu teladan. Semangat berkreasi mereka benar benar sebagai band yang telah memiliki nama dengan penggemar fanatik yang tersebar di tanah air, mereka terus mencari sesuatu yang baru dalam karya-karyanya,” papar Doadibadai Hollo, pemain keyboard kelompok Kerispatih.
Tak hanya itu, bagi Badai, menapaki usia 15 tahun bagi sebuah grup band tentulah prestasi tersendiri. “Kekompakan dan kelanggengan mereka, tentu merupakan insiprasi bagi para musisi muda. Karena hal itu sangat luar biasa,” jelas Badai.
Sementara itu, vokalis kelompok RAN, Rayi Putra mengaku menjadi penggemar GIGI sejak duduk di bangku sekolah lanjutan pertama. “Sejak itu, aku selalu menggemari lagu-lagu GIGI. Olah vokal dan gaya panggung Armand Maulana sangat menarik. Begitu juga permainan gitar Budjana yang penuh improvisasi tetapi tetap menjaga harmoni. Itu memberi inspirasi,” tuturnya.
Lantaran rasa kagum itulah, baik Badai maupun Rayi menyebut jauh-jauh hari sebelumnya telah berniat untuk hadir saat ulang tahun grup band idolanya itu digelar. “Karena menjadi saksi sejarah perjalanan GIGI adalah satu kebanggaan bagi aku,” tandas Rayi dengan wajah semringah.
Sementara itu, di hari jadinya yang ke-15 ini, pentolan grup GIGI, Armand Maulana merasa tertantang untuk membuat karya yang benar-benar lain dari yang lain. Pasalnya, sebut pria bernama lengkap Tubagus Armand Maulana itu, perkembangan musik di tanah air saat ini kurang sehat. “Konsep dan gaya bermusik dari band-band yang ada satu dengan lainnya tidak ada beda. Semua jadi terkesan generik. Jelas ini tidak sehat,” ujar Armand.
Armand pun mengaku, ia dan kelompoknya merasa tak tersaingi dengan kehadiran band-band baru yang kini banyak bermunculan di kancah musik tanah air. Sebaliknya, kehadiran mereka, justeru menjadi dorongan bagi kelompok tersebut untuk menciptakan kreasi baru dalam bermusik. “Selain GIGI mempunyai ciri khas tersendiri, kehadiran band-band baru memacu kami untuk mencari sesuatu yang baru. Jadi nggak masalah,” aku Armand. (Rileks)
Popularity: 13%




gigi gt loh… Te O Pe Be Ge Te….!!!!