Padi, Terbakar Cemburu (Alb.TBA/Sony Music)
Padi kembali datang di atmosfir musik Indonesia. Di awal tahun 2010 sebuah lagu terbaru dari gitaris Satriyo ”Piyu” Yudi Wahono, vokalis Andi Fadly Arifuddin, gitaris Ari Tri Sosianto, bassis Rindra Risyanto Noor, dan drummer Surendro ”Yoyo” Prasetyo menyeruak di tatanan musik Indonesia. Sebuah lagu berjudul ”Terbakar Cemburu” menjadi modal awal mereka sebelum merilis full album ke-6 mereka yang dijadwalkan akan rilis awal tahun 2010 ini juga.
Padi masih terdiri dari Piyu, Fadly, Ari, Rindra & Yoyok. Setelah melepas album Lain Dunia (1999), Sesuatu Yang Tertunda (2001), Save My Soul (2003), Padi (2004), dan Tak Hanya Diam (2007) di tahun 2010 ini mereka sudah pasti akan merilis album penuh. Namun melihat kondisi musik Indonesia, sebuah single tampaknya menjadi pilihan paling bijaksana untuk meramaikan musik Indonesia.
Sebuah lagu balada dengan intro gitar yang lekat menjadi signature dari Piyu mengawali bagan lagu berjudul ”Terbakar Cemburu”. Sebuah komposisi yang begitu Padi. Vokal Fadly kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu vokalis dengan karakter suara paling khas di negeri ini. Ari mengawal lagu ini dengan isian rhythm yang melenakan. Dentuman bas Rindra yang menyatu dengan ketukan ritmis drum Yoyo begitu menggenapkan lagu ini. Sebuah single yang bercerita tentang api cemburu saat orang yang dikasihi telah bersama dengan orang lain. Diharapkan dengan single ini Padi akan kembali menempati posisinya sebagai salah satu superband di musik Indonesia.
Lirik Lagu Terbakar Cemburu by Padi
Aku terbakar cemburu.
Cemburu Buta.Tak bisa kupadamkan amarah dihatiku
Sakit …Menahan sakit hati menyimpan perih.Tak bisa kuterima apa yang ku alami
Ibaratnya jantung hati tersayat pedang tajam , betapa sakitnya kurasakan itu.
Reff.
Dan kini aku tau kusangat begitu dalamnya aku sungguh mencintaimu. Mungkin selama ini ku salah…tak pernah pedulikanmu setulusnya hatiku
Betapa bodohnya diriku. Tak bisa mencintai dan menjaga hatimu dengan sepenuh jiwa.
Bahwasanya… Selama ini aku tak menyadari…Dirimu adalah adalah milik teristimewaku..
Ibaratnya jantung hati tersayat pedang tajam. Betapa sakitnya….Kurasakan itu
Reff.
Dan kini aku tahu kusangat…Begitu dalamnya aku sungguh mencintaimu. Mungkin selama ini ku salah. Tak pernah pedulikanmu setulusnya hatiku.
Kuakui ternyata sakit yang membakar hati. Sudah membuatmu pergi…
Kini hanya tinggalkan luka…aha aha
Popularity: 5%



